Sabtu, 30 April 2016

Dewasa ini dunia Shofia semakin dalam bergulat dalam dunia kehumasan. Bikin press release, media publikasi, jadi panitia EO, pun bulan depan udah PKL. Acctualy terkadang masih tak menyangka jurusan yang sejak kelas 12 kuimpikan ternyata dapat kuraih lengkap dengan titel kampus negerinya. Meskipun sebelumnya harus nangis-nangis tumpah darah cari tempat kuliah karena tak kunjung keterima :’) Alhamdulilllah Allah maha mengabulkan do’a hambaNya bagi yang terus berjuang.

Dari dulu mau masuk ilmu komunikasi cuma karena suka ngomong, sama suka nulis. Dan karena ilmu komunikasi banyak cabangnya yaitu jurnalistik, broadcasting, dan humas, jadi kupikir aku lebih prefer ke humas. Aku tak pilih broadcasting, karena enggak mau jadi mba-mbak semacem cameramen, dan aku juga pilih jurnalistik, karena aku juga gasuka kerja jadi wartawan yang tiap hari dikejar deadline berita. Well Alhamdulillah Allah mentakdirkanku mengampu program studi Hubungan masyarakat yang mempunyai tugas untuk menciptakan pengertian kepada publiknya.

Masih banyak orang yang masih salah mengartikan definisi dan tujuan dari humas. Ketika berbicara mengenai pengertian humas, maka tak akan jauh-jauh dari yang namanya ‘hubungan’ dan ‘citra.’ Karena tujuan dan fungsi humas adalah menjaga hubungan dan mempertahankan citra positif dari publiknya. Mulai dari hubungan dengan publik internalnya itu sendiri yaitu anggota atau karyawan, pimpinan, stakeholder (pemangku kepentingan) sampai publik eksternalnya yaitu masyarakat, media, pemerintah, pesaing, pemasok, dan komunitas.  


Jadi pengertian Hubungan Masyarakat a.k.a Public Relations (PR) adalah seni untuk menciptakan pengertian public yang lebih baik, yang dapat mempertahankan kepercayaan public terhadap organisasinya dengan cara membina hubungan. 
Dengan tugas yang cukup berat dalam mempertahankan reputasi perusahaan, membantu perencanaan kelangsungan hidup suatu organisasi, dan menjaga hubungan dengan publik-publiknya yang punya berbagai kepentingan, seorang PR juga harus memiliki kriteria kualitas diri sebagai berikut:

1. Kemampuan bergaul atau membina relasi hubungan. Dalam kata lain PR harus mampu menghadapi orang dengan beraneka ragam karakter dengan baik . Point ini seakan memberikanku teguran. Aku harus mulai belajar menyesuaikan diri menghadapi berbagai macam karater orang apapun situasinya. Karena pekerjaan PR berhubungan dengan banyak pihak yang memiliki beragam kepentingan, jadi kemampuan membina hubungan sangat diperlukan. Jauh melebihi itu, kesabaran juga sangat dibutuhkan untuk mempertahankan hubungan.   Shofia yang karakternya sanguin-melankolis harus bisa menjadi seorang yang calm and dinamistic terhadap situasi apapun dan karakter publik apapun yang ditemui. Seorang praktisi professional PR tak boleh baper-bawa perasaan, melainkan baper-bawa perubahan :)

2. Mampu berkomunikasi dengan baik, menjelaskan segala sesuatu dengan lisan dan tulisan secara jelas dan lugas.  Selain melalui komunikasi lisan dan tulisan, PR juga mampu menjelaskan sesuatu dari komunikasi visual (melalui gambar diagram atau foto-foto). Dosen mengatakan bahwa pekerjaan PR dibutuhkan keterampilan menulis 70%, sedangkan 30%nya adalah keterampilan bentuk komunikasi lainnya. Hindari berbicara dengan cepat pada saat komunikasi lisan. Harus memakai pembendaharaan kata yang tepat agar komunikan mudah mengerti pesan yang dimaksud komunikator.
3. Pandai mengoorganisir segala sesuatu Praktisi PR .harus aktif dan cekatan dalam kerjanya, terlebih saat perusahaan atau organisasinya mengalami krisis. Posisi ideal seorang praktisi Humas adalah dibawah langsung top executive pihak manajemen atau CEO. PR tidak hanya mengurus media publikasi dan citra, namun menjaga kestabilisasi perusahaan, kinerja anggota, jalur komunikasi internal maupun eksternal perusahaan dan mengontrol progress masing-masing department. Jadi mungking ini salah satu jiwa kehumasan shofia, kadang cenderung penasaran sama progress divisi lain :D
4. Memiliki integritas personal baik profesi maupun kehidupan pribadi. Dari semua kriteria, menurut shofia kriteria ini yang paling canggih. Integritas atau kejujuran ini memang sangat penting. Dibutuhkan baik sebagai kita professional praktisi PR, maupun sebagai reputasi diri kita sendiri dalam kehidupan pribadi. Tidak boleh inkonsisten kalau soal kejujuran, apalagi menyangkut dunis profesi. Integritas kehidupan pribadi akan mencerminkan kualitas diri dalam dunia profesi.
5. Punya imajinatif dan daya kreatif yang tinggi. Kemampuan kreativitas dan imajinatif ini dibuktikan Humas dalam membuat jurnal internal dan media publikasi untuk perusahaan. Kemampuan imajinatif inilah yang akan memvisualisasikan keinginan verbal dan non verbal khalayak sasaran humas. Kreatifitas humas ini yang nanti akan memberikan solusi-solusi menarik agar perusahaan dapat keluar dari masa krisinya.
6. Kemampuan mencari tahu. PR dituntun untuk memiliki akses informasi yang seluas-luasnya. Pekerjaan PR tidak hanya menjadi humas dari perusahaan penjualan pada satu produk atau satu jasa. Dan keterlibatan humas dalam berurusan dengan pers, pemerintah dan pemegang saham menuntut humas harus pintar dalam mengetahui segala hal dan bidang.

Kriteria kualitas diri humas diatas  menjadi bahan pembelajaran untuk shofia pribadi, sudah seberapa pantaskah diri ini untuk berkiprah di dunia kehumasan. Semester 4 di D3 bukanlah usia yang dini dalam memasuki dan memahami dunia kehumasan. Semester 4 ini super amazing such as; revisi paper tugas dari februari yang gak di ACC terus sama dosen, sebelum UTS ada acara tangis-menangis dulu karena tiba-tiba bentrok sama deadline revisian, juga tak ketinggalan buat 4 tugas seminar dari mata kuliah yang berbeda bulan Mei nanti. Di semester 5 nanti yang udah mulai bikin laporan PKL dan persiapan semester akhir nanti membuatku tak ingin berhenti berjuang barang semenit saja. Shofia sedang berjuang dan benar-benar mengetuk pintu Allah agar diberi kesempatan buat nyusun Tugas Akhir di semester 6.   
Pejuang TA semester 6
Buat kamu-kamu calon praktisi Humas di luar sana, yuk kita analisis seberapa jauh jiwa kita sudah menyatu terpatri  dalam jiwa kehumasan. Ingat kita adalah anak Humas. Kita itu pelopor komunikasi, jangan sampai ada distorsi pesan, jangan sampai relasimu dengan publik mengalami keretakan. Ayo tingkatkan lagi kemampuan membina hubungan, kemampuan berkomunikasi, daya imajinatif, perbaiki integritas, aktif dan keep curiousity.  Mari kita tingkatkan lagi citra positif diri kita di mata Allah juga di mata publik. Bukankah tugas Humas salah satunya mempertahankan reputasi? :) 

Rabu, 13 April 2016

Perencanaan. Problematika yang sejak dulu terjadi dalam meraih sebuah tujuan salah satunya adalah tidak bisa ‘merencanakan rencana dengan baik’. Tentu semua orang sudah memiliki rencana yang pasti dalam meraih tujuan yang dituju. Namun tidak semua rencana yang sudah ia rancang dapat berjalan dengan baik. Salah satu penyebabnya adalah kurang memahami dengan baik situasi yang terjadi saat ini dan kedepannya. Penyebab lainnya adalah strategi atas rencananya kurang mendetail. Karenanya akan mendapatkan banyak ancaman yang berbahaya, jikalau kita tidak memikirkan apa saja peluang dan detail dari strategi yang sudah kita rencanakan.
Dalam bukunya PR Smith ‘Marketing Communications’ dijelaskan bahwa ‘SOSTAC can in fact be applied to any kind of plan- corporate, marketing, marketing communications, direct mail or even a personal plan.  
SOSTAC, adalah pendekatan sederhana untuk membangun sebuah perencanaan dengan baik yang diiringi oleh pemahaman situasi, tujuan, strategi, taktik dan monitoring.     
Sederhananya SOSTAC adalah sebuah trobosan perencanaan yang dapat diaplikasikan untuk perencanaan apapun. Perencanaan di perusahaan, pemasaran atau bisnis dan bahkan bisa diaplikasikan pada rencanca pribadi kita untuk masa depan, misalnya. Sebut saja ini tips and trick dalam membuat rencana dengan baik.

sumber
        S – Situation Analysis (where are we now?)
Pada elemen situasi analisis ini kita diajak untuk menganalisa keadaan yang terjadi saat ini dan nanti. Dalam membuat perencanaan langkah paling awal adalah memahami situasi. Pada point ini biasanya dalam perencanaan dibutuhkan pengkategorian pihak-pihak yang terlibat. (Siapa pesaingnya, siapa channel distributornya). Selain itu juga dibutuhkan analisis SWOTnya, (kelebihan dan kelemahan pada produk serta kesempatan atau ancaman yang relevan produk atau organisasi tersebut. Situasi analisis ini dapat disesuaikan berdasarkan kasus yang terjadi pada perusahaan atau rekam jejak seseorang. Misalnya kita adalah seorang penjual, dengan sedemikian kelebihan dan sekian kelemahan.         
        O ­– Objective (where do we want to go?)  
Pada point selanjutnya adalah adalah tujuan atau target seperti apa yang ingin kita capai. Kemana arah yang ingin tuju. Hal ini disesuaikan berdasarkan kasus atau organisasi dan perusahaan tersebut. Misalnya jika kita adalah seorang penjual, kita ingin pelanggan banyak yang membeli produk kita sehingga kita akan mendapat banyak keuntungan.
      S ­– Strategy (how do we get there?)
Strategi adalah langkah umum untuk mencapai tujuan kita. Mengambil contoh sebelumnya; agar pelanggan kita banyak berarti kita harus memuaskan pelanggan kita.
      T­ – Tactics (the details of strategy).
Kemudian ada taktik sebagai detail dari strategy atau langkah-langkah rinci dalam mencapai tujuan. Taktik dalam marketing communications merencanakan daftar apa yang akan terjadi dan berapa lama (penetapan deadline atau jangka waktu). Contoh melanjutkan point sebelumnya adalah, cara untuk memuaskan pelanggan adalah dengan memperbagus kualitas barang dan memperbanyak bonus pembelian.
      A ­– Action (putting the plans to work)
Aksi ini merupakan tindakan nyata dari taktik yang sudah kita rencanakan. Pada aksi inilah implementasinya
       C ­– Control (measurements, monitoring, reviewing and modifying)
Pada poin ini kita akan memonitoring apa yang yang sudah kita lakukan pada rencana kita. Pada bagian ini juga akan ada evaluating jika ada hal yang tidak sesuai. Dan contoh mengakhiri dari point sebelumnya adalah, kita harus menjaga hubungan dengan baik agar pelanggan tetap mengkonsumsi produk dari kita.
Perencanaan merupakan proses yang interaktif. Dan menurut para ahli yang sudah menggunakan trobosan perencanaan SOSTAC ini berpendapat bahwa SOSTAC adalah pendekatan paling bagus dan efektif untuk siapapun yang ingin berkembang maju dan lebih baik. Bahkan teori perencanaan SOSTAC ini sudah dicoba Marketing Director  dari Microsoft UK.  
Buat kamu-kamu yang punya rencana untuk tujuaapapun; rencana sederhana apalagi rencana besar, SOSTAC bisa jadi solusi yang ampuh. Jadi trobosan seperti apalagi yang bisa ‘merencanakan rencana dengan baik’ selain SOSTAC? :) 

sumber: Smith, PR, 1998, Marketing Communications London: Kogan Page  

Sabtu, 26 Maret 2016

Berbicara seputar 'Tempat Paling Indah' pasti semua orang memiliki banyak persepsi dan paradigma yang beragam. Semua orang mempunyai tolak ukur tersendiri tempat seperti apa yang bisa dikategorikan sebagai tempat yang paling indah.
Setiap orang pasti berbeda-beda skala sifatnya tentang keindahan suatu tempat. Mulai dari tempat indah yang mudah atau dapat ditemui, sampai tempat yang bisa jadi tidak akan pernah ada dibelahan dunia manapun. 
Contoh mengkrucutnya  tempat paling indah adalah rumah a.k.a keluarga, indah dalam ukhuwah persahabatan, indah tempat bersujud kepadaNya, sampai bersandar di bahu seorang yang spesial bisa menjadi tempat yang paling indah. Dan kategori tempat paling indah menurutku adalah provinsi dimana aku tinggal sekarang. Banten. Iyaa provinsi yang dikenal sebagai pemiliknya Gunung Krakatau, Pantai Anyer, Kampung Baduy, Tanjung Lesung dan masih banyak lagi.


                       

Bagiku Banten adalah tempat terindah dari semua hal yang indah-indah. Menurut kacamataku Banten memilki banyak nilai plus yang dapat menutupi kekurangannya. Karena selain indah pemandangan kota wisatanya, orang-orang yang berasal dari Banten juga memiliki sifat yang terbilang indah pula. Tanpa mengurangi rasa hormat pada provinsi-provinsi lain, sejauh aku mengenal karakteristik orang Banten sama yang di luar Banten, mayoritas orang-orang asal Banten ini memiliki sifat yang menyenangkan, jiwa berbagi dan kontribusinya sangat tinggi, Karena Banten ini punya banyak pedesaan dan kawasan kampungnya, pemuda Banten banyak yang bertekad untuk memajukan daerahnya. Bukti kontribusinya bisa dilihat dari keberadaan Istana Belajar Anak Banten ISBANBAN, adalah sekelompok anak muda yang tergerak melakukan sesuatu untuk pendidikan di Indonesia dan Banten tempat tinggal kami. Karena berdasakan data pada tahun 2011 masih ada 25.000 anak tidak sekolah di Banten dan di dominasi oleh anak anak yang berasal dari pelosok desa.

Karena tinggal dan besar di kota Tangerang, jadi awalnya kukurang mengetahui segala hal yang diluar Tangerang. Hanya sekedar tau ada Gunung Krakatau di Serang. Dan saat masuk ke dunia kuliah yang cangkupan temannya bukan hanya di Tangerang atau jabodetabek saja, baru kupunya teman yang berasal dari Pandeglang, Serang, Cilegon dan juga Lebak. Dan rupanya subhanallah mahasiswa-mahasiswa asal Banten itu hebat-hebat. Pendiri ISBANBAN, kerjasama melaksanakaUniversity Day Out Banten tahunan, mahasiswa berprestasi pun. Aku mengenal mereka di Ikatan Keluarga Mahasiswa Banten IKMB UNJ. Paguyuban mahasiswa asal Banten yang ada di kampusku, a.k.a keluargaku di tanah rantau ini.

IKMB di tugu UNJ
Keindahan alam yang terjaga di Banten dan kehebatan orang-orang di dalamnya, membuatku jatuh hati pada Banten. Tempat yang tidak mempunyai kepadatan seperti Jakarta. Tempat yang masih banyak sawah di pelosok. Tempat yang akan kutuju saat aku butuh pulang. Tempat yang suasana pegunungannya sangat terasa. Juga dilengkapi dengakerendah-hatian dan jiwa aktivis kaum muda di dalamnya. Itulah alasan mengapa Banten menjadi tempat yang paling indah untukku. 

Terlebih untuk IKMB, aku dan teman-teman dari Tangerang pernah berjuang datang menghadiri pameran pendidikake Serang dan kembali ke Tangerang dengan penuh kesusahan dan jeri payah. Namun bahagia. Untuk Banten kami pernah menghadapi banjir yang menghadang menuju roadshow di daerah yang sangat rawan banjir. Untuk Banten kami terjun ke pelosok berbagi ilmu dengan penuh sukarela. Jika boleh mengutip kata-kata kakak tingkatku, Saya berkontribusi untuk Banten karena saya berasal dari Banten. Saya tumbuh besar di Banten. Dan saya pun akan memberikan pengabdian untuk Banten. Ini penuturan yang aku favoritin banget. Bener-bener kacang yang gak lupa sama kulitnya. Ada bentuk kontribusi dan pengabdiannya. Ini jadi pembelajaran banget buat kita yang suatu saat nanti sudah sukses, sudah berhasil di tempat lain, diusahakan harus bisa ada feedback entah bentuknya seperti apa ke tempat yang sudah membesarkan kita. Ini tolong dinoted yaa teman-teman :')
Tempat yang paling indah memang tak harus berasal dari permata berlian, bukan hanya atau mulu mengandung unsur kehangatan dan kenyamanan juga, melainkan juga dapat berpegaruh dan bermanfaat besar pada pemikiran, sikap, dan kata-kata kita. 
Banten serta orang-orang yang ada di dalamnnya adalah tempat paling indah untukku karena bisa membuatku lebih baik lagi. Karena membuatku lebih tahu dan banyak belajar tentang banyak hal yang sebelumnya tidak kutahui. Aku bertekad untuk membuat provinsiku ini menjadi lebih indah lagi. Tidak hanya tambah indah pemandangan alamnya, namun tambah indah pula akhlahnya dan semakin tinggi daindah pula prestasi yang diraih Banten. Pun Banten bisa jadi tempat paling indah untuk banyak orang, tidak hanya untukku, untuk warga Banten saja, melainkan indah untuk warga di luar Banten juga. Hidup Banten! :D

UNJ for peace of Banten.

Minggu, 06 Maret 2016

Setiap orang pasti punya passionnya sendiri. Tapi gue yakin gak semua orang bisa serius menekuninya secara konsisten. Semua orang yang melakukan hobbinya pasti memiliki kendala-kendala. Seperti kendala dari segi waktu, kurangnya fasilitas, mood buruk yang menyebabkan ngadetnya ide dan terakhir dari segi kesehatan. Kalo lo sakit, agak susah dong pastinya ngelakuin apa yang lo suka. 

Seperti yang gue bilang di postingan sebelumnya, gue akan membahas tentang salah satu youtubers Indonesia yang mempunyai banyak karya yang super kreatif banget. Selain gue mengagumi kreatifitasnya di bidang stop motion dan video maker. Gue juga salut sama ketekunannya dalam menjalani passionnya. 
Namanya Aulia Rizsa Wirizki. Panggil aja Aulion, gapake sayang ya.
Lahir pada 5 Mei 1994. Tinggal di Jakarta utara yang sekarang stay di Serpong selama menjalani studinya di Universitas Multimedia Nusantara. Hobby Aulion tak lain adalah film dan video maker, travelling juga blogging. Sejak kecil tepatnya kelas 3 SD, Aulion udah mulai buat video, udah ngotak-ngatik handycam. Jadi yaa gak heran kalo hasrat buat videonya udah mendarah daging. Aulion dengan puluhan videonya di Youtube sejak 2010 tentu udah punya gudang prestasi yang menginspirasi banyak orang. Dan ternyata sebelum Aulion masuk UMN tahun 2014, dia udah kuliah duluan di STK Halle Jerman. Nah kali gue akan mendescribe Aulion dengan 7 Hal tentang Aulion.  


1. Aulion punya otak yang super kreatif. Pertama dari kamarnya. Kamar yang dicover Aulion selalu menarik dan sangat hidup. Kamar bagi Aulion jadi tempat yang nyaman dan asyik buat bikin video. Kalo menurut gue kamar Aulion ini cukup 'wah banget' untuk seukuran pria.Dikasih tempelan-tempelan yang sesuai sama passion, lampu natal biar makin hidup, juga ada papan jadwal keseharian selama sebulan. Seriously gue kagum sama isi otak kreatifnya itu. Satu video yang dia apload, pasti kurang lebih 5 kali Aulion ganti baju. Jadi kalo nonton videonya tuh gabikingebosenin. 


Selama hidupnya, diceritakan bahwa Aulion punya 4 kamar. Kamar pertama tentu terletak di Kelapa Gading Jakarta Utara, rumah orangtuanya. Selanjutnya kamar atau asrama mahasiswa di Bochum Jerman dan apertemente di Halle Jerman. Dan kamar yang terakhir Aulion sekarang tinggal di apertemen di Serpong deket baget sama kampusnya. Buat kalian yang mau liat bentuk visual semua kamarnya, bisa liat disini yaa.

2. Stop Motion yang keren bangetKemampuan stop motion karya Aulion memang tak perlu di ragukan lagi. Dengan konsep yang keredari lagu-lagu seru dan pastinya tempat yang awesome yaitu di kamarnya. Berikut contoh stop motion Aulion ini, ini dan yang ini.


Lokasi di kamarnya Jakarta
3. Music Video Cover. Selain stop motion, Aulion juga suka banget bikin cover video music. Dari lagu Taylor Swift yang ini, lagunya Katty Pery, sampe OST lagunya film Habibie & Ainun yang ini dan masih banyk lagi.


4. Horor. Rupanya tema horror juga pernah jadi tema short movie Aulion pas masih tinggal di Jerman. Buat yang mau nonton cari inspirasi genre horor bisa nonton disini


5. Prestasi aulion. Prestasi Aulion itu banyak banget. Salah satunya ya masuk Nominasi Top Youtube Personality Influence ASIA 2015, masuk Dahsyat RCTI tahun 2011 dan Dahsyar Award RCTI, Hitam Putihnya Deedy Corbuzer, Gadis Magazine, Kawanku Magazine, Koran Radar Kampus Bogor, Next Free Magazine dan lain-lain. 

Salah satu prestasi Aulion
6. Personil Indovidgram. Kalian yang suka nonton video di instagram atau di youtube pasti tau apa itu Indovidgram. Pasti kalian juga suka nontonin youtube kenal Benakribo, Devine Aurell, DinaDinoday, ChandraLiaow dkk. Nah mereka ini tergabung dalam suatu komunitas pembuat dapenggemar video kreatif.  Indovidgram ini suka bikin video yang lucu dan menghibur pastinya.
Inisiator Indovidgram

7. Aulion dan Alexa. 
Buat kalian yang udah sering nonton Aulion di youtube, pasti udah kenal Alexa. Alexa itu sepupunya yang lahir pas banget Aulion berangkat kuliah di Jerman. Aulion ini yang awalnya kurang suka sama anak kecil, jadi suka banget sekarang karena kehadiran Alexa. Buat yang mau tau kisah lengkap tentang Alexa, bisa ditontodisini yaaa.


Aulion dan Alexa saudaranya.

Jumat, 12 Februari 2016

Malam ini jujur gue sedikit sedih sama blog gue ini. Dulu yang awalnya pengen niat banget konsisten ngeblog, malah terbengkalai. Yang paling gue sedihin sebenernya di masa liburan gue ini, harusnya gue memanfaatkan interet di rumah dan nulis tulisan di blog sebanyak-banyak. Mungkin ini yang dimaksud gue belum bisa membagi waktu dengan benar meskipun itu buat liburan:( 

Jadi liburan gue di minggu-minggu pertama gue habiskan dengan kegiatan di luar rumah. Gue 2 hari ke Serang Expo Campus tahunan seBanten. Sebelum dan setelah itu acara itu gue juga roadshow keliling SMAN-SMAN di Tangerang selama beberapa hari bareng @ikmb (keluarga mahasiswa asal Banten di kampus gue). Selain itu gue juga bolak balik ke Serpong-Pamulang karena ada urusan dan rapat expo kampus di SMA gue sendiri. 

Dan kesibukan semua itu rupanya bener-bener menguras tenaga dan daya tahan tubuh gue. Sehingga seminggu (lebih) berikutnya gue hanya terkapar di kasur kesayangan gue. Gue gabisa kemana-mana. Sehingga ekspetasi gue untuk 'ngeramein tulisan blog mumpung liburan' kandas. 

Dan akhir-akhir mendekati habisnya waktu liburan gue ini, gue lagi suka nonton vlog, music video dan stop motion bikinannya Youtubers Aulion. Mungkin gue emang telat banget kenal Aulion. Tapi gak akan telat untuk terinspirasi dari karya Aulion ini azzeg.  

Aulion bener-bener menyadarkan kembali, apa sesungguhnya passion yang ada di diri kita. Apa yang harusnya gue seriusin dari kesukaan gue. Apa yang sebenernernya 'kalo ini gue banget'. Gue heran keahlian yang gue asah selama ini faktanya selalu berhenti di tengah-tengah. Alias enggak gue kembangin lebih jauh lagi. Misal, dari SD passion gue itu nulis cerita. Cerita pendek, bersambung sampai sebuah drama pernah gue buat. Dan sempet lolos juga cerpen gue di Koran BerAnI (Berita Anak Indonesia) sewaktu kelas 6 SD. Dan cerbung gue diterbitin online sama om gue. Sampai gue SMA akhirnya gue berhasil menyelesaikan sebuah novel. Yeaay meskipun masih berupa bentuk tulisan tangan di buku, tapi gue tetep bangga. 

Setelah lulus SMA, gue berniat menerbitkan novel ini. Namun sayangnya naskah tulisan tangan  gue meghilang entah kemana. Gue menghibur diri gue dengan doa semoga di kuliah nanti gue bisa nulis lebih bagus dan lebih menarik dari novel sebelumnya. Dan rupanya memasuki dunia kuliah gue terjun ke dunia blog. Selain di blosgpot gue nyobain ngeblog di wordpress dan di tumblr. Cerita-cerita gue seperti cerpen yang gak selesai, dan flash fiction mulai bertebaran di wordpress dan tumblr gue.

Semakin lama gue ngeblog, rupanya gue lebih suka otak-atik template blog, ngoding kalo di blogspot ketimbang nulis cerita atau konten blog itu sendiri. Sedangkan kalo di tumblr itu semakin kesini udah jadi bagian dari sosial media aktif gue. Kaya anggep aja tumblr tetangaan sama line dan sodara jauh sama whatapp gue. Di tumblr inilah selain gue menulis gue juga mengenal, berteman bahkan udah meet up sama para pengguna tumblr juga. Iyap. Gue jadi bagian komunitas KITA (salah satu komunitas penulis tumblr). Sebelum gue join komunitas itu gue juga ikut aktif di KOMBUN Komunitas Blogger gue di kampus. 

Logo KITA
Yah ketauan kan kampus gue

Jadi setelah gabung 2 komunitasini dan aktif ngeblog di keduanya, gue menyebut diri gue sendiri bahwa gue seorang blogger. Gue suka nulis dan gue suka ngotak-ngatik blognya. Okeh, buat kalian yang nanya kok cerita ngeblog di wordpressnya gak diceritain. Itu karena gue udah sangat lama gak ngeblog disitu. Postingan masih sedikit dan alay tentunya karena sempet gue isi pas jaman SMA. Design2nya dan cara pengaturannya gue belom begitu terampil karena emang gapernah diasah lagi

Berawal dari suka bikin cerita tulis tangan, sampai publish cerita-cerita di blog, ini lama-lama gue bermuhasabah. Apakah benar ini yang menjadi passion gue. Buktinya sampai saat ini tak satupun cerpen atau novel semenjak kuliah ditulis dengan selesai apalagi diterbitin. Okeh, mungkin gue bukan seorang penulis cerita. Blogger? yah postingan-postingan gue di blog masih gitu-gitu aja ditambah lagi gak ada yg koment postingannya. Gak bikin statistik blog gue jadi konsisten berkembang terus. Hemm, Gue sempet menjadi admin dan pembuat website di Himahumas.com yang bentar lagi berubah namanya jadi www.bemprodihumas.com. Dan gue juga pembuat website www.himadqm.org dan masih menjadi adminnya sampai sekarang.

Okeh, mungkin passion gue di bidang per-website-an. Tapi kalo di pikir-pikir, frekuensi gue ngotak-ngatik website juga jarang banget. Aktif kadang kalo lagi di rumah doang. Untuk ukuran gue yang udah kuliah semester 4 di jurusan Hubungan Masyarakat, harusnya udah paham betul dong passion gue itu apa. Gue rasa kegiatan seperti nulis dan ngeblog itu gue lakuin cuma karena pertama ada waktu, kedua internet dan ketiga adalah ide. 

Dan untuk mengasah kembali keahlian gue, dan belajar dari cerita  atau karya orang lain, postingan selanjutnya gue akan menceritakan sosok dan karya Aulion seperti yang gue ceritain diatas. Soon yaa review tentang Aulionya. Mana nih, fansnya Aulion, Youtubers dan stop motion keceh. 

By the way, diumur kamu yang segini kamu udah paham apa sebenernya passion kamu? :)