Jumat, 12 Februari 2016

Malam ini jujur gue sedikit sedih sama blog gue ini. Dulu yang awalnya pengen niat banget konsisten ngeblog, malah terbengkalai. Yang paling gue sedihin sebenernya di masa liburan gue ini, harusnya gue memanfaatkan interet di rumah dan nulis tulisan di blog sebanyak-banyak. Mungkin ini yang dimaksud gue belum bisa membagi waktu dengan benar meskipun itu buat liburan:( 

Jadi liburan gue di minggu-minggu pertama gue habiskan dengan kegiatan di luar rumah. Gue 2 hari ke Serang Expo Campus tahunan seBanten. Sebelum dan setelah itu acara itu gue juga roadshow keliling SMAN-SMAN di Tangerang selama beberapa hari bareng @ikmb (keluarga mahasiswa asal Banten di kampus gue). Selain itu gue juga bolak balik ke Serpong-Pamulang karena ada urusan dan rapat expo kampus di SMA gue sendiri. 

Dan kesibukan semua itu rupanya bener-bener menguras tenaga dan daya tahan tubuh gue. Sehingga seminggu (lebih) berikutnya gue hanya terkapar di kasur kesayangan gue. Gue gabisa kemana-mana. Sehingga ekspetasi gue untuk 'ngeramein tulisan blog mumpung liburan' kandas. 

Dan akhir-akhir mendekati habisnya waktu liburan gue ini, gue lagi suka nonton vlog, music video dan stop motion bikinannya Youtubers Aulion. Mungkin gue emang telat banget kenal Aulion. Tapi gak akan telat untuk terinspirasi dari karya Aulion ini azzeg.  

Aulion bener-bener menyadarkan kembali, apa sesungguhnya passion yang ada di diri kita. Apa yang harusnya gue seriusin dari kesukaan gue. Apa yang sebenernernya 'kalo ini gue banget'. Gue heran keahlian yang gue asah selama ini faktanya selalu berhenti di tengah-tengah. Alias enggak gue kembangin lebih jauh lagi. Misal, dari SD passion gue itu nulis cerita. Cerita pendek, bersambung sampai sebuah drama pernah gue buat. Dan sempet lolos juga cerpen gue di Koran BerAnI (Berita Anak Indonesia) sewaktu kelas 6 SD. Dan cerbung gue diterbitin online sama om gue. Sampai gue SMA akhirnya gue berhasil menyelesaikan sebuah novel. Yeaay meskipun masih berupa bentuk tulisan tangan di buku, tapi gue tetep bangga. 

Setelah lulus SMA, gue berniat menerbitkan novel ini. Namun sayangnya naskah tulisan tangan  gue meghilang entah kemana. Gue menghibur diri gue dengan doa semoga di kuliah nanti gue bisa nulis lebih bagus dan lebih menarik dari novel sebelumnya. Dan rupanya memasuki dunia kuliah gue terjun ke dunia blog. Selain di blosgpot gue nyobain ngeblog di wordpress dan di tumblr. Cerita-cerita gue seperti cerpen yang gak selesai, dan flash fiction mulai bertebaran di wordpress dan tumblr gue.

Semakin lama gue ngeblog, rupanya gue lebih suka otak-atik template blog, ngoding kalo di blogspot ketimbang nulis cerita atau konten blog itu sendiri. Sedangkan kalo di tumblr itu semakin kesini udah jadi bagian dari sosial media aktif gue. Kaya anggep aja tumblr tetangaan sama line dan sodara jauh sama whatapp gue. Di tumblr inilah selain gue menulis gue juga mengenal, berteman bahkan udah meet up sama para pengguna tumblr juga. Iyap. Gue jadi bagian komunitas KITA (salah satu komunitas penulis tumblr). Sebelum gue join komunitas itu gue juga ikut aktif di KOMBUN Komunitas Blogger gue di kampus. 

Logo KITA
Yah ketauan kan kampus gue

Jadi setelah gabung 2 komunitasini dan aktif ngeblog di keduanya, gue menyebut diri gue sendiri bahwa gue seorang blogger. Gue suka nulis dan gue suka ngotak-ngatik blognya. Okeh, buat kalian yang nanya kok cerita ngeblog di wordpressnya gak diceritain. Itu karena gue udah sangat lama gak ngeblog disitu. Postingan masih sedikit dan alay tentunya karena sempet gue isi pas jaman SMA. Design2nya dan cara pengaturannya gue belom begitu terampil karena emang gapernah diasah lagi

Berawal dari suka bikin cerita tulis tangan, sampai publish cerita-cerita di blog, ini lama-lama gue bermuhasabah. Apakah benar ini yang menjadi passion gue. Buktinya sampai saat ini tak satupun cerpen atau novel semenjak kuliah ditulis dengan selesai apalagi diterbitin. Okeh, mungkin gue bukan seorang penulis cerita. Blogger? yah postingan-postingan gue di blog masih gitu-gitu aja ditambah lagi gak ada yg koment postingannya. Gak bikin statistik blog gue jadi konsisten berkembang terus. Hemm, Gue sempet menjadi admin dan pembuat website di Himahumas.com yang bentar lagi berubah namanya jadi www.bemprodihumas.com. Dan gue juga pembuat website www.himadqm.org dan masih menjadi adminnya sampai sekarang.

Okeh, mungkin passion gue di bidang per-website-an. Tapi kalo di pikir-pikir, frekuensi gue ngotak-ngatik website juga jarang banget. Aktif kadang kalo lagi di rumah doang. Untuk ukuran gue yang udah kuliah semester 4 di jurusan Hubungan Masyarakat, harusnya udah paham betul dong passion gue itu apa. Gue rasa kegiatan seperti nulis dan ngeblog itu gue lakuin cuma karena pertama ada waktu, kedua internet dan ketiga adalah ide. 

Dan untuk mengasah kembali keahlian gue, dan belajar dari cerita  atau karya orang lain, postingan selanjutnya gue akan menceritakan sosok dan karya Aulion seperti yang gue ceritain diatas. Soon yaa review tentang Aulionya. Mana nih, fansnya Aulion, Youtubers dan stop motion keceh. 

By the way, diumur kamu yang segini kamu udah paham apa sebenernya passion kamu? :) 

Sabtu, 02 Januari 2016



Akhirnya tanggal 30 Desember di Hollywood XXI Jakarta gue bisa nonton film ini juga. Film yang udah gue tunggu dari beberapa minggu sebelumya. Film ini sebelum gue nonton, udah jadi film layar lebar yang sangat special bagi gue. Film yang bener-bener berkesan buat gue. Kenapa bisa gitu ? Alasan terbesar, karena film ini berlatar tempat di Belada, yang lain dan tak bukan ialah negeri masa kecil gue. Ditambah pula gue baru aja beli novel ini September yang lalu. Jadi setelah melihat secara tulisan, juga kepengen liat dalam bentuk audio-visualnya. Bertemakan 5 mahasiswa asal Indonesia (Lintang, Geri, Wicak, Banjar dan Daus) yang kuliah S2 berbeda kota di Belanda, ini menjadi hal yang melengkapi betapa berkesannya film ini. Bagaimana tidak, film ini berhasil membuat gue teringat dengan perjuangan ayah yang dulu juga berkuliah disana. Beberapa tempat yang diceritakan dalam novel udah gue kunjungi, jadi rasanya pengen nostalgia penuh kalo ada filmnya.

Sebelum nonton secara keseluruhan filmnya, gue udah nonton trailer bahkan behind the scenenya berkali-kali. Selain special, film ini juga beda dari film-film layar lebar Indonesia yang lain. Mungkin sebagian orang menyadari betapa besarnya promo yang dilakukan film ini. Contoh pertama, poster film ini banyak menempel di busway Trans Jakarta. Trailer atau cuplikan-cuplikan film ini juga hadir sebagai iklan di Youtube. Tak ketinggalan pula poster film yang berinisial NVO ini juga tertampang di stasiun besar Sudirman Jakarta Pusat. Bahkan sebagian pemainnya melakukan promo di dalem kereta tujuan Bogor pada pertegahan Desember lalu. Bersama penyanyi OST Soudtrack lagu Negeri Van Oranje Wizzy, mereka membagi-bagikan bunga kepada para penumpang kereta dan bernyanyi. Promo yang dilakukan ini bertujuan agar khalayak tak hanya awareness terhadap film ini, namun juga memilki keinginan untuk menontonnya. Mungkin dapat dikatakan bahwa promo film ini lebih terlihat dibanding promo film yang akhir-akhir ini baru tayang juga di bioskop.

Hal yang sering terjadi pada film adaptasi dari sebuah novel ialah cerita yang di film tidak sememikat yang di novel. 

Kenapa bisa gitu? karena dengan novel, membebaskan pembaca seperti apa imajinasi kita terhadap bentuk visual para tokoh beserta latar tempatnya. Jadi sebelum gue kecewa setelah nontonnya NVO, maka dari itu gue terlebih dulu baca pendapat-pendapat orang yang udah nonton premiernya. Dan rupanya ada yang merasa sedih dengan film ini karena kebanyakan dari film ini hanya menceritakan sekedar love dan life di Belanda. Memang yaa gue akui juga kalau dua hal itulah yang menjadi human interestnya. Namun sebagian masyarakat pula menantikan film ini karena ingin melihat bagaimana perjuangan mahasiswa asal Indonesia menyelesaikan studi S2nya. Seputar bagaimana jatuh bangun saat file proposal tesisnya hangus karena laptopnya rusak, dan gakpunya backup datanya. Hal-hal yang menyedihkan dan begitu berkesan bagi para mahasiswa yang sedang tesis-an, skripsi-an atau yang sudah melewati keduanya tidak di perlihatkan di film ini. 

Ketika sebuah novel diangkat ke film layar lebar pasti memang ada momet yang kurang atau tidak ditampilkan di film, bisa karena alasan waktu dan lain sebagainya. Selain itu bisa juga ada moment, dialog atau karakter pemain yang ditambah. Cotohnya selama baca novel NVO ini gue sama sekali gak menemukan fakta bahwa tokoh Wicak yang perankan Abimana Aryasatya ini tipikal yang tidak hafal nama panjang oranglain, bahkan nama sahabatnya sekalipun. Di film dijelaskan bahwa Wicak ialah sosok yang mempuyai banyak kenalan. Padahal wicak sendiri tidak tau siapa nama orang-orang itu.


Baginya cukup satu kejadian untuk mengingat seseorang. 
Cukup satu kejadian yang melibatkannya dengan orang tersebut, maka ia dapat mengingat orang itu dan menganggapnya sebagai teman saat perjumpaan-perjumpaan selajutnya. Cukup unik karakter seperti ini.

Dan yaah gue akui ada satu moment yang gue lebih beneran prefer adegan di film daripada di novel. Yaitu adegan Wicak menyataka cintanya ke Lintang. Yeah inilah moment yang paling gue tunggu-tunggu di filmnya hihi. Rupanya bahkan lebih bagus daripada eskpetasi gue. Adegan yang diceritain di novel untuk ukuran-menyatakan perasaan cintanya yang dipedam selama ini kepada sahabat sendiri, itu terlalu sebentar dan sederhana. Kurang diungkapkan bagaimana Wicak dengan perasaannya melihat-Banjar dan Daus seringkali mencoba merebut hati Lintang atau Geri (Chicco Jericho) yang selalu menjadi sosok pahlawan bagi Lintang. Nah yang kurang-kurang ini dijelaskan cukup detail di film. Dijelasin pula perjuangan Wicak dengan karakter pendiam serta kesederhanaannya mencoba menarik perhatian Lintang. Disitu feelnya bener-bener dapet.

Tak hanya syutting di satu kota, latar tempat film ini dilakukan di 6 kota di Netherland. Yakni Amsterdam, Amersfood, Leiden, Waganigen, Rotterdam dan Utrech. Selain dimanjakan dengan suasana-suasana di Eropa, penonton juga sangat terhibur dengan lelucon-lelucon yang dibuat Banjar (Arifin Putra) dengan Daus (Ge Pamugkas). Generally film maupun novel Negeri Van Oranje ini recommend banget buat hiburan, liburan dan pastinya cocok banget buat kamu-kamu yang kepengen nostalgia tinggal di Belanda. Penuh komedi, syutting di Belanda, ceritanya gak ketebak, pemainnya keren-keren, Aigooo tunggu apalagi segera nah ke Bioskop terdekat, termurah dan tersayang buat nonton Negeri Van Oranje ini. Jangan lupa ajak teman atau keluargamu, daripada ketawa sedirian J

Minggu, 13 Desember 2015




Masa kecilku berawal dari Netherlands 1997. Awal pertama dimana aku bertemu ayahku. 1998, aku pernah kehilangan jejak orangtuaku. Karena dulu aku sering menjelajahi apertement. Musim salju tahun 1999 sangat membekas. Di depan apertement, bebek kuberi makan roti. Tahun 2000-an aku mulai menjelajah Netherlands. Aku ingat saat perjalanan menuju Madurodam. Pertama kalinya aku muntah dalam hidupku. Masa kecilku telah menjadi awal mimpiku. Delft menjadi kenangan super menyenangkan bagiku. Apa kabarnya tulip-tulip di Keukenhof? Harapanku kembali seluas taman di Keukenhof. Rinduku sebanyak kincir angin Amsterdam berputar. (@anakpublicreations)
Baju adat Belanda di Volendam.

Berbicara seputar atau yang berkaitan dengan negeri oranje ini memang selalu bikin nostalgia, selalu bikin kangen sama jaman masa kecil. Gimana para tokoh piknik ke Keukonhof, Amsterdam bahkan salah satu tokohnya berkunjung ke TU Delft, yang terkenal sebagai ITBnya Belanda.

Kyaaa this is the movie i have to watching. Kebetulan agustus lalu baru beli novelnya di gramedia. Waah kaget plus seneng banget tau novel Negeri Van Oranje ini dibuatkan film layar lebar. Karena udah tau jalan cerita dan endingnya, jadi penasaran filmnya sama persis atau dibikin beda jauh sama novelnya. Yang penasaran sama film ini, yuk nonton bareng aku yuuk :')

Rabu, 09 Desember 2015

AEC (Asean Economic Community) atau MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sudah di depan mata. Pembentukan Komunitas Ekonomi di tahun 2015 dilakukan untuk pengubahan ASEAN menjadi suatu kawasan perdagangan yang bebas barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja terampil yang lebih bebas lagi. MEA menjadikan batas-batas atau border setiap Negara ASEAN menipis dan aturan-aturan antar Negara semakin ketat.


The AEC will “establish ASEAN as a single market and production base with the goal of making ASEAN more dynamic and competitive.”

Mahasiswa as the agent of change harus melakukan banyak persiapan untuk menghadapi AEC. Selain label tersebut yang harus dipertanggungjawabkan, mahasiswa mempunyai pengaruh yang lumayan besar dalam menghadapi kebijakan-kebijakan baru karena adanya MEA. 

The first thing that student must to do is Being Global. Menghadapi MEA, pengetahuan dan kemampuan global juga bahasa global harus kita asah. Semakin luas pengetahuan yang kita punya maka pemikiran dan sudut pandang kita akan semakin terbuka dan kritis. Softskill yang bagus akan mengalahkan label ‘mahasiswa baik adalah IPK yang baik’. Tentu semua orang berpendapat pengetahuan tidaklah cukup, jika tidak dibarengi dengan kemampuan. Dan global languagelah yang akan melengkapi pengetahuan dan kemampuan.

The second strategy which student to do is Being Socialitator to society about prepare to face AEC. Mahasiswa dapat memberikan pencerdasan kepada masyarakat mengenai MEA. Bisa berupa workshop atau penyuluhan. Hal-hal apa saja yang berkaitan dengan AEC dan bagaimana untuk menghadapinya dengan baik. Dampaknya akan sangat besar bagi perkembangan ekonomi masyarakat. 

Untuk melakukan dua hal diatas dibutuhkan pula Keberanian dan Kemampuan Berkomunikasi. Seni berkomunikasi dalam hal lintas budaya, dalam komunikasi antar pribadi, terlebih dalam komunikasi organisasi. Mahasiswa harus menjadi Good Comunicator (yang menyampaikan pesan)untuk berbagai komunikan (yang menerima pesan). Setidaknya mahasiswa Indonesia bisa menjadi Humas juga manajer yang baik untuk dirinya sendiri.

Are you ready to Indonesia better? Tunggu apalagi, ayo tingkatkan kualitas SDM penerus bangsa. Being Global, Being Socialitator and Good Comunitator,



sumber: Di sini, yang ini juga dan yang ini. 

Senin, 16 November 2015

Paguyuban mahasiswa ITB asal banten atau Unit Kebudayaan Banten (UKB DEBUST ITB) kembali akan menyelenggarakan Pameran Pendidikan University Day Out 2016. Pameran tahunan ini bekerjasama dengan 20 Paguyuban Mahasiswa Banten dari seluruh kampus negri di Indonesia. 

University Day Out atau yang dikenal dengan UDO ialah salah satu kegiatan rutin tahunan yang di gelar di Banten, tepatnya di Puspiptek Tangerang Selatan. Perguruan tinggi mempromosikan dan mengenalkan kampusnya dengan cara kreatif di depan ribuan siswa SMA/sederajat se-Banten. Melalui stand-stand kampus interaktif dan memberikan seminar untuk memotivasi para siswa melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Menjelang dua bulan sebelum acara, UKB DEBUST ITB sudah mulai mengaktifkan kembali sosial medianya dengan tema yang berbeda dengan UDO tahun sebelumnya. UDO 2016 juga sudah ditetapkan jatuh pada Minggu, 17 Januari 2016 dan masih berlokasi di Puspiptek Serpong. UKB DEBUST ITB sudah mulai melakukan komunikasi kepada paguyuban mahasiswa asal banten lainnya seperti IKMB UNJ (Ikatan Keluarga Mahasiswa Banten Unjiversitas Negeri Jakarta), STUFTEN UPI (Student From Banten Universitas Pendidikan Indonesia) untuk melakukan persiapan UDO 2016. 

UDO merupakan perwujudan fungsi mahasiswa dan tridharma perguruan tinggi. Meningkatkan solidaritas mahasiswa asal Banten untuk berkontribusi kepada almamater, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengadakan kegiatan produktif, positif dan inovatif untuk kemajuan organisasi, kampus dan daerah. Berikut cuplikan salam dari UDO tahun 2015.



Contact Person :
Shofiyah Najiyah
Sebagai Humas IKMB UNJ (Ikatan Keluarga Mahasiswa Banten)
Universitas Negeri Jakarta
Telp : +628 8780847 8805
Email : Najiashofia@gmail.com





Kelas : Pertekom B 2014.
Absen : 27.
NIM : 4123143785

Minggu, 15 November 2015


Berita dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Banten (IKMB)

Universitas Negri Jakarta

PRESS RELEASE
PERENCANAAN IKMB EDUSOSIAL FAIR 2016



Jakarta, 15 November 2015. Ikatan Keluarga Mahasiswa Banten (IKMB) UNJ telah banyak melakukan persiapan menghadapi Education Sosial Fair (Edusosial Fair) 2016 yang sudah didepan mata. Rangkaian kegiatan tahunan IKMB Edusosial Fair yang dilaksanakan oleh IKMB bekerjasama dengan Humas UNJ menjadi menjadi saksi dalam peningkatan citra semangat siswa-siswi di Banten.

Kegiatan berlangsung di Banten, mulai dari tanggal awal Desember 2015 hingga akhir Februari 2016. Dalam kegiatan tersebut menghadirkan beberapa event berupa pengabdian masyarakat. Pengabdian tersebut terdiri dari roadshow ke berbagai sekolah di Banten (IKMB Goes To School) dengan memberikan informasi lengkap mengenai Universitas Negeri Jakarta dan menanamkan motivasi untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Informasi tersebut diberikan oleh mahasiswa UNJ asal Banten secara langsung kepada siswa-siswi. Saat ini IKMB telah menetapkan SMA-SMA yang akan didatangi dan telah dibuat penanggungjawab setiap sekolahnya. Selain roadshow, pameran pendidikan perguruan tinggi, University Day Out 2013 turut menjadi rangkaian kegiatan tahunan Edusosial Fair. University Day Out atau yang dikenal dengan UDO salah satu kegiatan rutin tahunan yang di gelar di Banten, tepatnya di Puspiptek Tangerang Selatan. UDO dilaksanakan oleh mahasiswa ITB asal Banten yang tergabung dalam Unit Kebudayaan Banten (UKB DEBUST ITB) bekerjasama dengan 20 Paguyuban Mahasiswa Banten dari seluruh kampus negri di Indonesia. Perguruan tinggi mempromosikan dan mengenalkan kampusnya dengan cara kreatif di depan ribuan siswa SMA/sederajat se-Banten. 

IKMB Edusosial Fair merupakan perwujudan fungsi mahasiswa dan tridharma perguruan tinggi. Meningkatkan solidaritas mahasiswa asal Banten untuk berkontribusi kepada almamater, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengadakan kegiatan produktif, positif dan inovatif untuk kemajuan organisasi, kampus dan daerah. Saat ini telah ditunjuk ketua IKMB Edusosial Fair 2016, serta Ketua UDO dan Ketua Roadshow 2016. Telah dibentuk juga divisi-divisi yang akan mensukseskan UDO pertengahan januari nanti. List SMA yang akan didatangi untuk roadshow juga sudah mendapat konfirmasi kesediaanya, karena tahun ini ada penanggungjawab setiap sekolahnya.

Contact Person :
Shofia Najia
Humas IKMB UNJ
Telp : +628 12863 8232
Email :najiashofia@gmail.com

Siaran pers (press release) yang disebut juga siaran berita (news release), rilis media (media release), pernyataan pers (press statement), atau biasa disingkat "rilis" saja- memiliki aturan menulis tersendiri untuk mecapai tujuan.

Press release adalah pseudo news story (peristiwa yang diberitakan adalah peristiwa yang diciptakan oleh public relations) yang berupaya meyakinkan editor atau reporter akan adanya nilai berita dari seseorang, peristiwa, barang atau jasa yang diinformasikan; press release secara sederhana merupakan pernyataan yang sudah dirancang sebelumnya untuk didistribusikan di media massa. Tujuannya adalah selain untuk memberikan informasi yang berguna, akurat, dan menarik kepada media massa. Tujuan yang seringkali menjadi patokan dalam penulisan rilis ialah untuk mengklarifikasi suatu hal yang tidak benar tentang perusahaan tersebut dan untuk pencitraan, mendapat nilai positif di mata publik. 

Jadi, pada dasarnya press release merupakan berita tentang perusahaan (individu, kegiatan, pelayanan atau produk). Berita tersebut dikirimkan atau disiarkan ke media (pers), sehingga disebut juga siaran pers atau news-release.*



Singkatnya Prees Release adalah naskah berita atau informasi yang dibuat oleh praktisi humas (PR/Public Relations Officer) sebuah lembaga atau organisasi untuk dipublikasikan di media massa.*
Naskah ini berisi data atau informasi kegiatan dan program tentang sebuah organisasi atau perusahaan. Baik sebelum kegiatan atau program itu dilaksanakan, maupun sesudah kegiatan itu dilaksanakan. Press release memilki kontruksi atau rumutan bagian yang harus ditulis dan pejelasan formatnya terlebih dahulu.

Kontruksi dan format penulisan Press Release :
  1. Head. (Judul berita yang mengambarkan isi berita).
  2. Dateline (Berisi tanggal berita dan nama Kota).
  3. Lead (Teras berita, paragraf pembuka jelas dan ringkas).
  4. News Body (Tubuh atau isi berita yang berisi 5W+1H).
  5. Short Bio/about the organizations (info perusahaan yang merilisnya).
  6. Contact Person (nama dan alamat lembaga beserta informasi kontak yang dapat dihubungi).
Press Release ditulis dengan gaya penulisan berita. Jelas lugas, lengkap dan tidak memiliki anak kalimat. Usahakan memakai gaya bahasa media yang menjadi target pengirimian rilis. Isinya tidak bertele-tele, namun sudah mencakup 5W+1H yang dibutuhkan khalayak atau pembaca. Isi juga tidak boleh berupa pandangan atau opini, melainkan fakta dan data. Jangan lupa untuk memberi kontak yang bisa dihubungi dengan lengkap dan benar. 

Jadi gimana contoh penulisan Press Release yang benar? Tunggu postingan berikutnyaa yaaa.



*Sumber : Kriyantono, Rachmat. 2012. PR Writing: Teknik Produksi Media Public Relations dan Publisitas Korporat. Edisi ke-2. Jakarta: Kencana.

Sabtu, 14 November 2015

1. Langkah paling pertama ialah anda harus memiliki Blog terlebih dahulu. Disarankan blog atau CMS yang anda pakai ialah Blogpot.com karena lebih simple proses pemakaiannya.
2. Membuat blog di Blogspot cukup Sign in menggunakan akun Gmail anda.

3. Saya sarankan buka akun gmail pada satu tab. Dan buka Blogspot.com pada tab sebelahnya. Lalu akan muncul seperti ini.

Gambar 1.1 Tampilan jika anda ingin membuat blog di blogspot pertama kali.
4. Lalu klik Blog Baru. Setelah itu anda akan dimintai Judul blog, Alamat blog (yang nanti akan menjadi URL atau link blog anda) dan Template (desain pada blog anda. Kemudian blog anda berhasil dibuat.

5. Anda dapat memasukkan tulisan di blog dengan klik Entri baru yang terletak pada ujung halaman. Atau dengan klik Ikon Pensil di atas halaman.

6. Lalu buka tab sebelahnya menuju Feedburner.com. Nanti akan muncul seperti ini.

Gambar 1.2
7. Ketik URL atau Alamat blog anda pada kolom Type your blog. Centang tulisan I'am a podcaster. Klik Next, seperti gambar diatas.

8. Setelah itu anda akan diberi pilihan pada URL feed anda. Pilih URL yang memakai RSS seperti dibawah ini. Next.


Identify Feed Source

The feed URL you entered is:
http://maharaniari.blogspot.co.id/
FeedBurner discovered more than one feed at that address. Please select one to use as your source:


9. Lalu Anda akan dibawa pada halaman berikut.
Gambar 1.3

Perhatikan Feed title dengan Feed title dengan Feed addressnya. Feed Title dan Feed Address harus sama. Jika tidak RSS dengan format XML tidak akan berhasil. Harus seperti ini.

Gambar 1.4

 10.  Pada halamannya berikutnya anda hanya akan perlu klik Next saja.

Gambar 1.5

11. Pada halaman ini anda hanya perlu menceklis tiga kolom seperti dibawah ini. Lalu klik next.

Gambar 1.6

12. Lalu anda akan dibawa ke halaman seperti ini. Setelah itu klik Publicize, lalu klik  Chicklet Chooser. Kemudian itu klik Edit Feed Details yang diatas halaman.

Gambar 1.7

12. Setelah terbuka halaman seperti dibawah ini. Perhatikan Original address yang terletak di atas halaman dan HTML dibawah halaman.

Gambar 1.8


Gambar 1.9


13. Kemudian buka Microsoft Word anda. Copy paste-kan Original feed dan HTML yang ada dikotak itu ke word anda. Seperti ini. 

Gambar 1.10
 Setelah di copy, ganti href http pada HTML dengan href http yang ada di Original Feed.  Seperti ini. Ingat href http pada HTML ada dua. Jadi keduanya harus diganti. Perhatikan perbedaan pada dua gambar tersebut. 

Gambar 1.11

13. Kemudian kembali ke browser. Lihat pada gambar 1.9 klik GO ! Jangan lupa kita ingin menggunakan RSS pada blogspot. 

14. Pada halaman berikutnya anda akan diminta Judul RSS yang anda inginkan pada blog anda. Setelah judul, klik Edit Konten.

15. Kemudian Copy HTML yang tadi sudah diganti. Perhatikan Gamabar 1.11. Paste kan ke kolom pada Edit Konten. Seperti ini. Lalu tambah Widget.

Gambar 1.12

16. Kemudian anda akan dibawa pada blogspot Tata Letak blog. Untuk melihat Blognya klik Lihat Blog pada ujung kiri halaman. 

17. Setelah itu pada blog anda akan terlihat ikon dan judul RSS yang tadi anda cantumkan, yang jika diklik akan muncul seperti ini. 

Gambar 1.13
18. Nah blog anda sudah ditambahkan widget RSS dengan format XML seperi gambar diatas. Anda dapat menambahkan tulisan pada blog pada dengan klik Entri Baru. Seperti ini. 


Semoga bermanfaat. 

Jumat, 13 November 2015

Sumber : Disini 

Hai. Selamat datang di Blogspotku. Planningku blog ini akan menjadi blog resmiku sampai tua nanti. Yang suatu saat nanti akan kubelikan domain sendiri menjadi shofianajia.com. Setelah berhasil aktif nulis dan desain yang cukup memuaskan di tumblr, sekarang waktunya ku warnai blogspotku, yang nanti akan ku lanjutkan dengan mereparasi wordpressku.
Mumpung di rumah, puas-puasin ngeblog, ngoding web sendiri dan blogwalking. Sebelum besok masuk kuliah dosen killer yang sebut saja sangat berkarakter. Masuk kelas jam setengah tujuh pun:( Harapanku diciptakan blog ini dan sengaja dibuat lebih formal tapi tetep casul-agar terpacu terus motivasi untuk nulisnya. Yaa minimal 2 minggu sekali ada tulisan terbaru. 

Sampai saat ini orang-orang lebih tau shofia aktif ngeblog di tumblr. Blogspot dan wordpressnya entah. Sekarang mau mulai dari nol lagi dimana belum ada yang tau kalo shofia aktif nulis di blogspot ini. Karena sebelumnya username blogspotku bukan pakai namaku sendiri, dan hanya beberapa orang yang bisa membacanya. 

Officially mau mulai dari nol lagi, dimana ngepost tulisan bukan lagi untuk berebutan like atau reblog yang paling banyak. Nulis, ya nulis. Untuk mengungkapkan kejadian, peristiwa atau sekedar ungkapan hati dan pikiran secara mendetail. Karena hanya menulislah cara yang paling efektif untuk mengabadikan kejadian dan sekedar ingin mensejarahkan curhatan hati. Tentu saja, menulis juga untuk mengungkapan beberapa hal yang tidak bisa di katakan secara lisan. 

Jadi siapapun butuh menulis, jika komunikasi secara lisan dianggap kurang efektif untuk menyampaikan sesuatu. Beberapa orang menurut survey, mereka menulis karena merasa. Mereka merasa kecewa, maka mereka menulis. Ada juga ia menulis, karena rindu. Menulis karena ingin dan untuk dibaca kamu. 

Aku pribadi menulis, dikarenakan hanya dengan menulislah kita dapat berani mengungkapkan apapun yang kita suka, apapun yang kita ingin sampaikan secara lengkap. Memang menurut dunia ilmu komunikasi, komunikasi langsung (komunikasi lisan) dianggap lebih efektif dibandingkan komunikasi tidak langsung (komunikasi melalui tulisan). Karena bagaimanapun komunikasi langsung berbeda dengan komunikasi tidak langsung. 

Namun percayalah, siapapun butuh menulis dalam situasi apapun. Tanpa atau perlu dibaca oleh semua orang, tetap saja siapapun butuh menulis. Menulis itu mudah. Tak dibatasi oleh aturan. Bebas. Dapat disalurkan melalui media apapun. Tergantung masing-masing orang media mana yang dirasa nyaman. Tidak harus di blog, hanya saja blog yang paling efektif untuk menulis. Menulislah karena merasa ingin, bukan hanya butuh. 

Aku memang bukan penulis handal, meskipun pernah username tumblrku penulishandal. Namun aku, kita semua butuh menulis untuk kasus apapun. Jadi ayo sering-sering menulis. Melalui media apapun. Tak harus menulis di media sosial, Bisa menggukan diary analog, jika memang itu lebih nyaman dibanding digital melalui media sosial. So, tunggu apalagi, AYO NULIS :)

Jumat, 06 November 2015


وَ إِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوْا لِآدَمَ فَسَجَدُوْا إِلاَّ إِبْلِيْسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَ كَانَ مِنَ الْكَافِرِيْن
“Dan (ingatlah) tatkala Kami berkata kepada Malaikat : Sujudlah kamu kepada Adam! Maka sujudlah mereka, kecuali iblis, enggan dia dan menyombong, karena adalah dia dari golongan makhluk yang kafir. ” (Al-baqarah  34).
Paling dekat seorang hamba kepada Robbnyaialah ketika ia bersujud. Maka perbanyaklah do'a (saat bersujud. (HR.Muslim)
SUJUD : Mengajarkan kita untuk Tidak Sombong. Karena sujud mensejajarkan kepala dan kaki. Ketika merasa hampa, bahagia, sedih dan gelisah, posisi sangat nyaman dan menentramkan hati hanyalah saat sujud. Allah terasa sangat dekat. Allah terasa sedang menatap hambaNya. Bersedia kapan saja mendengarkan isi hati dan permintaan setiap hambaNya.

Subhanallah. Subhanallah. Lekas, banyak-banyak bersujud :)

Rabu, 16 September 2015


Sumber : Disini.
Tangerang. 09/10/2015. Anggap saja aku sedang membuat press realeasesebagai Public Relations dari diriku sendiri. Press release yang kutulis dalam model newsletter ini bertemakan kamu kita. Aku membuat sedemikian rupa, agar khalayak (dibaca: kamu) tak lagi hanya awarenes padaku. Namun juga sudah mencapai tahap interest.

Oh maafkan. Aku disini bukan sebagai marketing yang akan memasarkan perasaan ini. Hanya ingin mempublikasikan niat baik padamu. Orang-orang bilang waktu dan jarak dapat mengkomunikasikan sebuah status. Aku tak terlalu berharap jarak yang kita miliki sekarang ialah jarak intim yang dalam artian dunia komunikasinya mempunyai hubungan khusus. Aku juga tentunya tak ingin kita hanya sekedar dua insan yang tak jelas hubungannya dalam perspektif waktu.

Seharusnya kau pun tak perlu cemas atau ragu, aku disini sangat me-mantain hubungan padamu sebagai publik masa depanku. Aku disini bersusah payah agar tak pernah ada citra negatif dariku yang kau keluarkan apalagi sampai kau sebar pada media. Ah aku tau komunikasi verbal dan non verbalku mungkin belum bisa dikatakan sebagai surga terakhir yang kau impikan. Namun ketahuilah saat ini aku sedang memperbaiki pembendaharaan kataku. Aku sedang mengeja maksud dari gerak-gerik, tatapan dan mimik di wajahmu. Aku sedang mengimbangi gaya komunikasimu agar kita lebih telihat saling melengkapi. Agar kau terpacu untuk menutupi kekurangan komunikasiku.


Kau bilang psikologiku tak cocok dengan iklim komunikasimu ?

Mungkin itu hanya karena ada banyak noise atau gangguan dalam hubungan komunikasi kita yang tanpa kita sadari itu sangat berpengaruh. Kita hanya butuh keterbukaan, agar kau bisa mengkredibelkan perasaan ini lamat kemudian. Aku paham sejauh ini kau sudah menjadi good listener bagi perempuan 19 tahun yang belum dewasa ini. Tenang saja, aku tak memintamu untuk memikirkan kinerja hubungan kita.

Aku hanya sedang menciptakan pengertian padamu tentang perasaanku. Agar tak ada lagi miss communication diantara kita. Agar krisis perasaan yang kita lakukan sekarang segera berakhir. Menebak garis wajahmu sekarang saat membaca ini, aku akan segera menerima dengan lapang dada, jikalau ada big questions yang ingin kau tanyakan. Jikalau kau masih belum puas denganpress releaseku ini, mari kita gelar press conference untuk kita berdua. Jikalau masih saja ada konflik hati yang kita rasakan, biar waktu yang menyelesaikan semua ini.




Press Contact

Anakpublicrelations





#ilmu komunikasi#ilmukomunicinta

Sabtu, 22 Agustus 2015

PR Daily will get you into the Halloween spirit with 10 PR behaviors that scare off reporters
1. Following up too soon
2. Sending a poorly written pitch.
3. Pitching or following up on a Monday.
4. Calling
5. Issuing threats
6. Being unreachable.
7. Requesting to review the piece before it’s published.
8. Getting too personal. 
9. Not personalizing your email.
10. Not treating them as a priority

What other scary pitching behaviors would you add to the list?


Selasa, 18 Agustus 2015

Alhamdulillah..
Sementara Indonesia merayakan ultahnya ke 70th, baru sadar rupanya terlewat juga 17 agustus di taun ke 20 aku hidup. Sudah sama-sama makin tua rupanya. Katakan saja Indonesia sudah merdeka dengan sebagian mimpi-mimpi yang para pahlawan perjuangkan sampai saat ini. Meski pada kenyataanya masih banyak sisi lain dari Indonesia ini yang belum merdeka. Tapi bagaimana dengan mimpi-mimpi kita sendiri ? sudahkah merdeka seperti negri kita ini ? atau masih saja seperti indonesia saat masih dijajah Jepang dengan romusha nya ?

Aku punya banyak mimpi yang harus aku capai, terlebih sebelum aku mendapatkan gelar sarjana nanti. Dan rupanya mimpi-mimpi itu sebagian masih bergelantung di atas langit tanpa strategi dan motivasi bagaimana aku mencapainya. Di usia perkuliahan menginjak tahun ke 2 ini, aku harus sudah mulai mencari setidaknya mau kerja dimana setelah lulus nanti.

Ah ralat! aku harus sudah menentukan, mau kemana aku setelah lulus diploma nanti. Melanjutkan S1 kah, cari kerjakah, penganggurankah, nikahkah. Oke selesai. Memasuki semester 3 di tingkat D3 ini, memang sudah semestinya membuat ancang2 akan tempat dimana PKL nanti semester depan, apa kira-kira judul tugas akhir yang akan kuambil nanti, bagaimana mempertahankan potensi tidak ngulang mata kuliah, bagaimana aku harus lulus tepat waktu 3 tahun.

Beberapa minggu terakhir ini, aku sibuk memikirkan itu sembari mempersiapkan diri dan berkas2 menuju semester 3. Rencana untuk meraih semua itu perlahan coba direalisasikan dari sekarang ini. Hemh masa depan yang insyaAllah gemilang sudah di depan mata. Usia dan perjalanan sudah semakin jauh, tapi ilmu dan kepribadian rasanya masih mandek. Masih seperti begini-gini saja. Hafalan qur’an yang menjadi targetku untuk menyelesaikannya sebelum sarjana nanti pun, belum juga menambah kuantitasnya. Masih harus mengembangkan kualitas. Ibadah juga masih suka males2an. Banyak permintaan, tapi kurang mendekatkan diri padaNya. MasyaAllah:( Yuk diperbanyak amalan sunnahnya, dikencangkan kewajibannya dan diluangkan waktunya untuk Al-qur’an.
Alhamdulillah. Belakangan ini aku lebih suka menghabiskan waktu liburan di rumah bersama kedua orangtuaku. Lumayan menyicil meningkatkan kualitas diri untuk menjadi IRT nanti hehe. HUR RI yang ke 70 ini berhasil menjadi sarana untuk evaluasi diri ini secara totalitas. Indonesia udah berumur 70 tahun, lantas bagaimana progress impian dan rencana kita selama ini. Semoga bisa menjadi yang lebih baik lagi dan evaluasi juga bagi yang membacanya. 




Selasa, 12 Mei 2015

Source : Disini.

Mendeskripisikan kamu adalah hal yang terlampau sulit bagiku, melebihi sulitnya mencari jumlah elektron yang tidak berpasangan pada sebuah ion. Mendefinisikan kamu seperti aku harus membuat karakter periodikmu yang tampak pada keseharianmu. Menurut para ahli dan pakar, kamu disebut larutan jenuh yang sukar dengan makhluk sepertiku. Dan dalam kamusku, kamu cukup seperti senyawa dalam golongan alkali yang mengendap diam-diam di benakku.

Berdasarkan klasifikasinya, ada 3 jenis kamu di kehidupanku. Pertama, kamu yang berkoloni dalam hati. Kedua, kamu yang hatinya bercambuk. Ketiga kamu yang menjadikan hubungan kita seperti teori simbiosis mutualisme. Rekayasa kamutologi keberhasilannya disebabkan oleh kemampuan membuat para serbuk sari sepertiku merasa tersenyum lepas.

Koefisien tentang kamu entah mengapa tak pernah statis bagiku. Ah andaikamu dan aku seperti gaya gravitasi yang Issac Newton ciptakan. Pada akhirnya panjang gelombang kamu dan aku masih saja terpisah jauh. Padahal aku kerap kali memancarkan atom saat elektronmu kembali ke dasarnya.

Kamu tak cukup menjadi dipol sesaat dalam hidupku seperti ku kedipkan kenangan kita. Aku ingin kamu menjadi zat yang berguna bagi ekosistem hidupku juga orang lain. Dan dalam benakku cukup massamu yang seberat apapun, ingin selalu ku peluk dengan jangka waktu yang tak bisa ditentukan sesaat.

Postingan ini dipersembahkan untuk KOMBUN @BLOGGER_UNJ pada edisi #Mei 2015

Rabu, 04 Februari 2015

Tak banyak pernyataan yang akan saya sampaikan. Tak perlu saya beri tahu kondisi detail negeri kelahiranmu disini. .Dia (Indonesia) masih seperti biasa. Dengan Jakarta sebagai kota yang terpanas dan teramai di seluruh Indonesia. 
Ini.
Bagaimana dengan kamu ? Iklim Delft yang beragam, apakah sudah bisa menyesuaikannya? Jika winter saya harap kau tak terlalu sering keluar flat. Ugh tak bisakah kau kirimkan tiket kesana untuk menemanimu berjuang disana. Rupanya Long Distance Relatioinship dengan sejauh ini dan selama ini, benar-benar memeras tenaga.
Sungguh ingin tahu apa yang saya inginkan ?
Saya ingin kau tersenyum kembali dalam jarak yang hampir meniadakan kami. Seperti kala itu, hingga saya mampu menghirup aroma tubuhmu. Saya ingin kau menautkan jemarimu di sela-sela jari saya seperti saya tautkan harapan dalam mimpi indahmu. Saya ingin kau memeluk saya lebih hangat dari biasanya seperti kala itu. Sebentar saja, saya sedang memvisualisasikan moment indah yang suatu saat akan kita habiskan bersama. 
Saya tidak punya maksud apa-apa selain perasaan rindu ini yang meluber pada setiap malamnya dampak memikirkanmu. Tidak ada yang saya cintai lebih dalam selain perasaan indah yang kita miliki.
Kapan balik ke indonesia ? Bawakan saya tulip rindumu ya. 
Postingan ini dipersembahkan untuk KOMBUN pada edisi #April 2015